Sunday, June 3, 2012

Uskup Kristen Koptik Desak Umatnya Berpakaian Ala Muslim

[imagetag]

Uskup dituduh tengah mencoba menarik simpati kaum Islam

Uskup Koptik di Mesir mendesak perempuan Kristen di negeri itu berpakaian lebih sopan, selayaknya saudara-saudara mereka yang Muslim.

"Lady Mariam (merujuk St.Mary) menggunakan tarha (kain panjang penutup rambut), mengapa anda tidak mengikuti yang dilakukannya," kata uskup, yang dinominasikan untuk kursi kepausan di Gereja Orthodok Koptik.

Komentar itu berkaitan dengan semakin banyaknya umat Muslim perempuan di Mesir yang menggunakan jilbab dan cadar.

Sedangkan perempuan penganut Koptik, dikatakan sering menjadi gangguan bagi masyarakat karena tidak menutup rambutnya.

"Perempuan, Muslim dan Kristen yang tidak menutup rambutnya atau mengenakan pakaian yang menutup siku, dianggap mengganggu, dalam beberapa kejadian menyebabkan terjadi tindak pelakuan yang tidak senonoh," demikian tulis media setempat.

Seorang perempuan Koptik mengatakan kepada surat kabar Inggris bahwa dia beserta perempuan Muslim yang tidak menutup kepalanya, sering diteriaki lelaki yang bertemu di jalanan.

Dalam kejadian politik baru-baru ini, yang menyingkirkan pemerintahan otoriter, kebangkitan politik Islam amat terlihat.

Setelah pemungutan suata pada akhir t ahun 2011, politisi Islam memenangkan mayoritas kursi, sementara calon presiden dari Ikhwanul Muslimin akan maju ke pemilihan presiden puaran kedua.

Jumlah penganut Kristen Koptik Mesir mencapai 10 persen dari populasi penduduk, yang hampir 85 juta.

Anjuran mengenai pakaian perempuan dipandang sebagai bentuk perhatian atas makin meningkatnya pengaruh Islam dalam pemerintahan.

Para perempuan Kristem Koptik memprotes anjuran itu dengan hadir di gereja Koptik di Abbassiya.

Mereka mengatakan bahwa perempuan Koptik menjadi instrumen politik.

Uskup dituduh tengah mencoba menarik simpati kaum Islam.

Namun kandidat presiden dari golongan Islam, Mohammed Morsi, menghapus ketakutan itu. Morsi mengatakan dia tidak akan melakukan gaya pakaian Muslim di kantornya.
#fd452a

No comments:

Post a Comment