Sunday, June 3, 2012

Pelajar Jakarta Akan Pecahkan Rekor Membatik

[imagetag]

  Sebanyak 2.613 pelajar dari berbagai komunitas di Jakarta berkumpul di pelataran Museum Fatahilah, Kota Tua pagi ini, Minggu 3 Juni 2012. Mereka berpartisipasi dalam pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) dalam kategori membatik terbesar di Indonesia. Rekor sebelumnya tercipta di Semarang yang melibatkan 2.150 pembatik pada tahun 2010.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Waris mengungkapkan acara pencatatan rekor ini dilakukan guna meningkatkan kreativitas pelajar di Indonesia. Juga menjadi salah satu upaya untuk menghilangkan aksi vandalisme di kalangan pelajar, khususnya di Jakarta.

"Kalau kita lihat adik-adik kita di Indonesia ini kalau acara lulusan kan bisanya corat-coret. Ini cuma di Indonesia, saya ke mana-mana nggak ada seperti itu, makanya itu kebiasaan norak," ujar Waris di kompleks Museum Fatahilah, Kota Tua, Jakarta, Minggu pagi.

Dia menambahkan, dari pada corat-coret, lebih baik kreativitas generasi muda dilampiaskan dalam acara membatik, sekaligus menjaga kelestarian budaya bangsa. "Lebih dari 2.500 siswa ini bisa memunculkan bakat-bakatnya yang terpendam, dan mungkin ke depannya akan menjadi uang," ungkapnya.

Ditemui di tempat yang sama, Walikota Jakarta Barat Burhanudin mengungkapkan hal serupa. Vandalisme di kalangan pelajar dinilai sudah begitu merugikan negara.

"Tiang-tiang telepon dan tiang listrik itu dikotori setip hari. Karenanya, saya berharap habis ini ada konsep mendasar lagi guna menanggulangi permasalahan ini," tambahnya.

Guna menyelesaikan permasalahan ini menurutnya tidak bisa dilakukan oleh pihaknya. Karena ini membutuhkan perhatian bersama setiap elemen masyarakat.

Sementara itu, Kepala Biro Humas Bank Indonesia, Difi A. Johansyah mengungkapkan kegiatan membatik massal dilakukan guna meningkatkan kecintaan generasi muda akan tradisi bangsa, khususnya kelestarian kain batik Indonesia. "Kemudian, untuk menimbulkan aspek positif dari ekonomi kreatif di Indonesia. Syukur-syukur bisa jadi duit, ya," ungkapnya.

Acara pemecahan rekor membatik diprakarsai oleh Museum Tekstil, Kodam Jaya, Bank Indonesia, Walikota Jakarta Barat, Komunitas Kota Tua, dan Masyarakat Batik Indonesia. Nantinya hasil karya pelajar ini akan disimpan di Museum Muri.
#fd452a

No comments:

Post a Comment