Thursday, May 31, 2012

Suhu Tubuh Wanita meningkat bila di Sentuh Pria ?

Sentuhan pria benar-benar memberikan efek panas pada tubuh wanita, menurut  sebuah penelitian baru. Ketika tubuh wanita disentuh oleh pria, suhu kulit mereka meningkat, khususnya di wajah dan dada, seperti yang dilansir di livescience.com.

"Tubuh wanita mengalami peningkatan suhu, ketika mereka terlibat dalam kontak sosial dengan pria," kata peneliti, Amanda Hahn, dari Universitas  St. Andrews di Inggris kepada LiveScience.
Fenomena ini terjadi pada alam bawah sadar mereka. Para peneliti mencari tahu bagaimana perubahan suhu kulit dalam respon terhadap stres dan faktor emosional lainnya.


[imagetag] Sentuhan pria tingkatkan suhu tubuh wanita?
Shutterstock



Wajah memanas saat sedang stres, takut, dan marah . Para peneliti ingin menemukan cara lain dari emosi yang dapat mempengaruhi suhu wajah, sehingga suhu tubuh wanita meningkat. Itu terlihat dari foto-foto dua kelompok wanita heteroseksual muda selama berinteraksi dengan pria, seperti menyentuh lengan, telapak tangan, wajah, dan dada.
Ketika subyek pria menyentuh subyek wanita, suhu kulit wanita rata-rata melonjak sekitar sepersepuluh derajat Celcius. Efeknya tidak begitu besar ketika sentuhan hanya jatuh pada lengan. Kemudian meningkat di daerah wajah dan dada.
Kenaikan suhu terjadi sekitar tiga kali lebih besar ketika wanita disentuh oleh pria. Kulit wajah dan dada seorang wanita muda naik sekitar 0,54 F atau 0,3 C lebih panas, bila ia disentuh di daerah tersebut oleh pria.
Peningkatan ini cukup besar dalam perubahan suhu wajah, kata para peneliti. "Kami tidak memanipulasi mereka secara emosional atau afektif. Subyek wanita menjalani interaksi sosial yang halus dengan subyek pria. Ternyata para wanita memiliki reaksi yang cukup besar."
Banyak peserta penelitian tidak menyadari reaksi suhu kulit mereka. "Hanya sekitar seperempat dari sampel melaporkan mereka merasakan perubahan emosional. Sisanya secara sadar terpengaruh oleh interaksi," ungkap Amanda.
Studi ini dipublikasikan pada tanggal 30 Mei 2012 dalam jurnal Biology Letters.


sumber
#fd452a

No comments:

Post a Comment