Monday, May 28, 2012

4 Wisata Budaya Terkenal di Indonesia

[imagetag]
Festival Krakatau
Dengan terdiri dari berbagai macam suku, etnis, adat istiadat dan tradisi, tak mengherankan jika Indonesia memiliki keragaman yang luar biasa. Dari berbagai keragaman tersebutlah maka ada banyak berbagai macam festival khas budaya Indonesia yang bisa Anda nikmati. 
Berikut beberapa macam festival yang bisa dinikmati mulai dari perayaan seni, batik, tarian dan upacara. Di sini Anda akan menemukan keragaman etnis dan tradisi dari berbagai bagian nusantara. 
Festival Krakatau
Festival Krakatau adalah festival tahunan yang diselenggarakan di Lampung. Festival ini diadakan untuk merayakan pulau vulkanik bernama sama, yakni Krakatau. 
Selama festival, pengunjung dapat menikmati berbagai macam pertunjukkan seperti Karnaval Tuping (Karnaval Topeng Lampung), atraksi gajah serta berbagai macam tarian dari Lampung dan kota sekitarnya. Festival ini diadakan setiap pertengahan bulan tiap tahunnya antara bulan Juli-Oktober. 
Festival Kesenian Bali
Salah satu perayaan seni budaya tahunan terbesar di Indonesia, Festival Seni Bali selalu penuh sesak. Selama sebulan penuh setiap bulan Juni, berbagai pertunjukan seni, pameran, dan aktivitas budaya lainnya akan berlangsung di seluruh Bali. Festival ini menawarkan tarian, musik dan keindahan budaya mereka.
Karnaval Batik Solo
Acara ini adalah kombinasi upacara, pagelaran busana dan karnaval, semuanya menggunakan batik sebagai tema. Akan ada juga bazar yang menawarkan berbagai macam batik dan suvenir unik Solo. Karnaval Batik Solo selalu diadakan setiap bulan Juni tiap tahunnya. 
Festival Lembah Baliem
Festival tahunan khas Papua ini berakar kepada kepercayaan suku-suku lokal bahwa perang bukan hanya konflik keuasaan dan kepentingan, tetapi juga simbol kesuburan dan kemakmuran. Sejak 20 tahun lalu, pemerintah daerah telah menekankan pentingnya perdamaian antara suku-suku yang berperang untuk mencegah balas dendam berkepanjangan dan hilangnya nyawa. Jadi, Festival Lembah Baliem adalah suatu acara yang diadakan untuk menggantikan perang antar suku itu.
Seperti yang bisa Anda tebak, acara utama adalah perang-perangan antar suku. Bayangkan lebih dari 20 suku berbeda dengan masing-masing 30 hingga 50 orang mengenakan pakaian tradisional, membawa tombak, busur, panah dan parang. Ada juga pertunjukan dan sejumlah atraksi lain, seperti permainan tradisional setempat, tarian, serta masakan lokal. Festival ini diadakan setiap bulan September. 
#fd452a

No comments:

Post a Comment